Tak Ingin Terjerat Riba Kredit, Guru Mengaji Ini Beli Motor 18 Juta Dengan Uang Recehan

Posted on 2016-01-18 10:49





Impian Seorang guru Ngaji menyambi penjual makanan ringan ingin memiliki sebuah sepeda motor,,  asal Ponorogo bernama Dimyati dan sang istri untuk membeli motor secara cash tanpa kredit dan tanpa riba akhirnya terwujud. Setelah 6 tahun menabung uang recehan akhirnya terkumpul sebanyak 18 Juta Rupiah hingga terkumpul sekarung uang receh. Karena terlalu berat, mengangkatnya saja butuh tenaga dua orang.

Sekarung uang asli ini, awalnya ditolak oleh dealer motor. Setelah bernegosiasi panjang, dealer akhirnya mau menerima sekarung uang koin ini, dan bisa dibelikan satu motor baru, tunai. Karena jumlahnya sangat banyak, akhirnya semua karyawan menghitung uang pecahan ini. Total, uang yang dibayar, Rp18 juta.

Dimyati dengan dibantu istrinya Lina latifah yang berjualan makanan ringan secara gigih menabung uang koin, lima ratus dan seribu rupiah. Latifah menjelaskan bahwa sebagian hasil jualan jajanan ringan, sehari Rp2-20 ribu setiap harinya, semuanya uang koin lima ratusan dan seribu rupiah. Untuk menabung, Lina menggunakan 6 kaleng bekas biskuit dan dua celengan plastik.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa membeli motor dari keringat kita sendiri,” ungkap Dimyati ahad (20/12/2015).


Ternyata, meski hanya pedagang kecil, namun jika bisa mengelola keuangan dengan baik, sabar dan gemar menabung, bisa membuahkan hasil. Harapan untuk bisa mendapatkan motor baru, bisa terwujud, meski hanya menabung uang koin Rp500.

Sungguh sangat menginspirasi buat kita semua di tengah jaman yang penuh akan "godaan" kredit yang mengiming-imingi kemudahan dalam memperoleh motor...

 

sumber: islamedia.id & okezone.com







Artikel Menarik Lainnya

Posted on 2015-12-07 17:06