Pantang Mengemis, Mantan Pejuang Ini Rela Berjalan Puluhan Kilometer Untuk Bertahan Hidup

Posted on 2015-12-07 10:59





Pantang mengemis! Inilah kisah seorang mbah Tohari yang tidak ingin berdiam diri dengan menerima uluran tangan dari warga sekitar. Ia masih menempuh puluhan kilometer dengan sepedanya setiap harinya dengan berjualan rumah tangga.

Semangat luar biasa dalam dirinya sangat membara, sebagai mantan pejuang kemerdekaan RI ia tidak ingin bersantai dalam mengarungi kerasnya hidup. Dengan bermodalkan sepeda tua dan tas untuk wadah dagangan, ia mengayuh toko kelontong nya untuk berjualan setiap harinya. Tidak kurang 10 kilometer per harinya mbah Tohari berjualan isu, pampers, sabun mandi, shampo, dan juga kebutuhan hidup lainnya. 

Pantang mengemis

mbah tohari

Seorang netizen bernama Suci N Cahyani adalah salah seorang netizen yang menginformasikan keberadaan mbah Tohari melalui akun Facebooknya.

Kakek ini tinggal di daerah Mertoyudan Magelang. Hampir setiap pagi saya melihat kakek ini di derah Kawatan. Beliau membawa sepeda tua menjual sabun dan shampoo. Temen2 kalau bertemu kakek ini sedang menyeberang jalan tolong dibantu, kalau kalian sedang terburu2, tolong bersabar, kakek ini fisiknya sudah tidak sekuat anak muda. Jangan marah2 karena kakek ini jalannya pelan2. Jangan dikasih uang, beliau tidak akan mau menerimanya, belilah barang dagangannya. Beliau hanya berusaha untuk tidak mengemis.. Sehat terus ya kakek

Source: www.facebook.com

Walaupun begitu, sebenarnya keluarga mbah Tohari sangat mengkhawatirkan keamanan dan keselamatan beliau. Beberapa tahun yang lalu mbah Tohari sempat dijambret beberapa kali. Bahkan ada juga yang tega memberinya uang palsu Rp. 100.000, ada juga yang memberinya uang mainan. 

Oleh karena itu keberadaan mbah Tohari ini dipantau terus oleh pihak keluarga supaya terhindar dari hal hal yag tidak diinginkan. Pihak keluarga sama sekali tidak melarang kemauan mbah Tohari untuk berusaha mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri.

 

“Bapak pernah bilang, dia akan berhenti bekerja kalau sudah punya roda empat dan rumah yang layak huni,”

 

Source: jogja.tribunnews.com

 







Artikel Menarik Lainnya

Posted on 2015-11-08 10:00
Posted on 2015-10-30 21:14