Naudzubillah... Tenggak Miras Oplosan, Dua Mahasiswi Tewas di Kamar Indekos

Posted on 2016-02-06 15:12





Dua mahasiswi tewas di kamar indekos Kanoman RT 09 No 301, Dusun Karangjambe, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, pada Jumat 5 Februari 2016. Mereka tewas usai menenggak minuman keras (miras) oplosan.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno mengungkapkan, kedua orang tewas atas nama Sitti Nur Dayantikaaba (22) dan Novrillah Gamawati (20). Keduanya merupakan warga KecamatanTernate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

"Korban ditemukan rekannya yang kebetulan sedang mencari korban pada Jumat malam," katanya Sabtu tadi (6/2/2016).

Korban ditemukan pemilik rumah indekos dan temannya karena ditelefon pihak keluarga. Korban ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB.

Ia menjelaskan, saat ditemukan korban sudah tewas. Dari pemeriksaan petugas Satreskrim dan Tim Identifikasi Polres Bantul, ditemukan beberapa barang bukti berupa satu botol minuman ringan ukuran satu liter berisi 1/4 liter, empat botol air mineral terdiri atas dua botol kosong, satu botol isi penuh arak, satu botol isi setengah campuran arak.

Petugas juga menemukan satu kantong plastik berisi tisu disertai muntahan, satu kantong berisi pindang goreng, satu cangkir warna hitam berisi campuran arak, serta satu unit handphone.

"Dugaan sementara, korban sama dengan korban lainnya di Yogyakarta (meninggal karena miras) karena botolnya sama, tapi masih didalami," ucapnya.

Saat ini kepolisian masih mendalami dugaan kesamaan yang diminum dengan belasan orang lainnya di wilayah Yogyakarta. "Saat ini penyelidikan oleh polres dan polda karena dugaan kesamaan minuman. Informasinya ada sekitar 20 orang yang meninggal," katanya.

===+++===

sahabat cahaya muslim.com,  tahukah jika seseorang yang meminum khamar (miras) sholatnya tidak diterima selama 40 hari?

Kalau kita telusuri kitab-kitab matan hadits, kita akan mendapatkan banyak hadits yang menjelaskan bahwa orang yang minum khamar memang tidak akan diterima shalatnya selama 40 hari. Beberapa di antara hadits yang telah berhasil kami cari antara lain adalah hadits berikut ini.

‏ ‏عن ‏ ‏ابن عمر ‏ ‏أن النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏قال ‏ ‏من شرب الخمر لم تقبل ‏‏ له صلاة ‏ ‏أربعين ليلة فإن تاب تاب الله عليه فإن عاد كان حقا على الله تعالى أن يسقيه من نهر ‏ ‏الخبال ‏ ‏قيل وما نهر الخبال قال صديد أهل النار ‏

Dari Ibnu Umar ra bahwa Nabi SAW bersabda, Orang yang minum khamar, tidak diterima shalatnya 40 hari. Siapa yang bertaubat, maka Allah memberinya taubat untuknya. Namun bila kembali lagi, maka hak Allah untuk memberinya minum dari sungai Khabal. Seseorang bertanya, Apakah sungai Khabal itu? Beliau menjawab, Nanahnya penduduk neraka.

‏عن ‏ ‏عبد الله بن عمرو ‏ ‏قال ‏ ‏قال رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏من شرب الخمر وسكر لم تقبل له صلاة أربعين صباحا وإن مات دخل النار فإن تاب تاب الله عليه وإن عاد فشرب فسكر لم تقبل له صلاة أربعين صباحا فإن مات دخل النار فإن تاب تاب الله عليه وإن عاد فشرب فسكر لم تقبل له صلاة أربعين صباحا فإن مات دخل النار فإن تاب تاب الله عليه وإن عاد كان حقا على الله أن يسقيه من ردغة الخبال يوم القيامة قالوا يا رسول الله وما ردغة الخبال قال عصارة أهل النار ‏

Dari Abdullah bin Amr berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, Orang yang minum khamar lalu mabuk, tidak diterima shalatnya 40 hari. Bila dia mati masuk neraka. Bila dia taubat, maka Allah akan mengampuninya. Namun bila kembali minum khamar dan mabuk, tidak diterima shalatnya 40 hari. Bila mati masuk neraka. Bila dia kembali minum, maka hak Allah untuk memberinya minum dari Radghatul Khabal di hari kiamat. Para shahabat bertanya, Ya Rasulallah, apakah Radaghatul khabal? Beliau menjawab, Perasan penduduk neraka.

‏عن ‏ ‏ابن عمر ‏ ‏قال ‏ ‏من شرب الخمر فلم ينتش لم تقبل له صلاة ما دام في جوفه ‏ ‏أو عروقه ‏ ‏منها شيء وإن مات مات كافرا وإن انتشى لم تقبل له صلاة أربعين ليلة وإن مات فيها مات كافرا ‏

Dari Ibnu Umar ra. berkata, Siapa yang meminum khamar meski tidak sampai mabuk, tidak diterima shalatnya selagi masih ada tersisa di mulutnya atau tenggorokannya. Apabila dia mati maka dia mati dalam keadaan kafir. Bila sampai mabuk, maka tidak diterima shalatnya 40 malam. Dan bila dia mati maka matinya kafir.

Para ulama mengatakan bahwa orang yang minum khamar itu kafir, maksudnya bukan dia murtad dari Islam, melainkan maksudnya adalah bahwa dia seperti orang non muslim yang apabila melakukan shalat, maka shalatnya tidak diterima, selama dia menunaikan sesuai dengan rukun dan aturannya. Namun bukan berarti kewajibannya untuk shalat menjadi gugur. Tidak, shalat tetap wajib atasnya, namun selama 40 hari tidak akan diterima shalat itu di sisi Allah.

Sungguh sangat rugi orang yang minum khamar, sudah tetap wajib tidak diterma lagi. Naudzubillah... 

 

referensi berita: okezone.com









Artikel Menarik Lainnya