Munculnya Api Dari Jurang Aden (Yaman), Salah Satu Tanda Kiamat Kubra

Posted on 2015-11-25 11:06





TANDA-tanda kiamat sudah mulai terlihat satu per satu. Semua itu bisa jadi menandakan kiamat memanglah akan terjadi, dan mungkin saja waktunya sudah dekat, hanya kita tak pernah tahu kapan waktu yang pasti. Sebab, masih banyak pula tanda-tanda lainnya yang belum bermunculan. Sedikitnya ada 10 tanda kiamat yang disebutkan dalam salah satu hadis, dan salah satunya ialah api muncul dari jurang eden.

Imam Ahmad menuturkan , Sufyan bin Uyainah bercerita kepada kami, dari Furat, dari Abu Thufail, dari Hudzaifah bin Asad, ia berkata, “Nabi datang menghampiri kami ketika kami sedang membicarakan tentang kiamat. Beliau kemudian bertanya, ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Kami menjawab, ‘Kami membicarakan tentang kiamat.’ Beliau bersabda, ‘Kiamat tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda: kabut, Dajjal, hewan, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa putra Maryam, Ya’juz dan Ma’juz, tiga longsor; longsor di timur, longsor di barat dan longsor di Jazairah Arab, dan tanda terkahir adalah api yang muncul dari arah timur yang menggiring manusia menuju tempat perkumpulan mereka’.”

Abu Abdurrahman Abdullah bin Imam Ahmad menuturkan, ada satu kalimat yang hilang. Setelah itu, Ahmad meriwayatkan hadis ini dari Sufyan Ats-Tsauri dan Syu’bah, keduanya dari Furat Al-Qazzaz, dari Abu Thufail Amir bin Wailah, dari Hudzaifah bin Usaid, dari Syuraihah Al-Ghifari, ia kemudian menyebutkan hadis ini. Ia menyebutkan dalam hadis ini:

“Dan api yang muncul dari jurang Aden yang menggiring manusia. Api itu bermalam bersama mereka di mana pun mereka bermalam, dan istrihat siang bersama mereka di mana pun mereka istirahat.”

Syu’bah menuturkan, seseorang menceritakan hadis ini kepadaku, dari Abu Thufail, dari Abu Syuraihah dan sanad hadis ini tidak ia hubungkan sampai kepada Nabi SAW. Salah satu di antara kedua perawi ini menyebut turunnya Isa putra Maryam. Yang satunya lagi menyebut angin kencang yang melemparkan manusia ke lautan. Muslim meriwayatkan hadis ini dari Sufyan bin Uyainah dan Syu’bah dari Furat Al-Qazzaz, dari Abu Thufail, dari Hudzaifah bin Usaid secara mauquf. Empat pemilik kitab Sunan meriwayatkan hadis ini dari jalur Furat, dari Al-Qazzaz dengan matan yang sama. []







Artikel Menarik Lainnya

Posted on 2015-12-07 17:06