Masya Allah, Ribuan Orang Gelar Sholat Gaib & Antar Jenazah Habib Selon Ke Peristirahatan Terakhir

Posted on 2015-12-29 07:46





Taman Pemakaman Umum (TPU)  Karet Bivak dipenuhi sejumlah pelayat yang mengantarkan jenazah Habib Salim Alatas alias Habib Selon.

Pelayat yang kebanyakan merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI) memadati sekeliling liang lahat tempat peristirahatan terakhir Habib Selon.

Mereka telah mengikui proses pemakaman dari saat jenazah disalatkan hingga dikuburkan.

Banyaknya orang yang mengelilingi pusara Habib Selon, membuat tidak mungkin lagi mendekati liang untuk sedekar melihat proses pemakaman.

Selama proses pemakaman kalimat syahadat dan alunan ayat suci Al Quran tidak putus dialunkan.

Pekamanan yang mulai berlangsung pada sekitar 16.20 WIB dan berakhir sekitar 16.55 WIB.

Tampak mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Ketua Umum FPI Habib Rizieq hadir dalam pemakaman ini.

Sebelumnya diberitakan, Habib Selon meninggal dunia, Senin (28/12/2015) pagi, di Rumah Sakit Primier Jatinegara, setelah sempat menjalani perawatan sebelumnya.
Salim Alatas dirawat karena sakit diabetes yang telah lama dia derita.

Salim Alatas saat wafat menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Dakwah DPP FPI.

Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Tanfidzi DPD FPI DKI Jakarta.

selama prosesi pemakamannya menuju TPU Karet Bivak, ribuan orang datang ke kediaman beliau dan berkumpul di kawasan Tebet.

Habib Salim Alatas, dikenal dengan "habib Selon" karena beliau orang yang nggak mau mikirin orang lain mau usil sama dia, mau caci dia," kata Habib Ahmad, adik Habib Selon, usai pemakaman di TPU Karet Bivak, Senin sore.

Selon berasal dari bahasa Betawi yang berarti santai, dapat juga bermakna berani atau nekat.

Menurut Ahmad, semasa hidupnya sang kakak tidak pernah ambil pusing dengan perkataan orang lain yang beredar seputar dirinya.

Habib Ali, adik Salim yang lainnya, menceritakan julukan tersebut melekat pada sang kakak karena ia terkenal "ceplas-ceplos" saat berbicara.

"Ane punya kakak orangnya legowo aja," kata Ali.

Ia mengenang kakaknya yang paling tua itu selalu tersenyum ketika bertemu orang lain dan selalu mengucapkan salam.

Salim Alatas sudah berdakwah selama 30 tahun, setelah ia lulus menimba ilmu agama di daerah Tebet, Jakarta Selatan.

Menurut dia, sebelum meninggal, Habib Selon mengatakan menitipkan anak-anaknya kepada sang istri yang mendampinginya di rumah sakit.

 

referensi: tribunnews & antaranews

referensi gambar: dari berbagai sumber









Artikel Menarik Lainnya