Hanya Butuh Satu Kalimat, Malala Berhasil Bungkam Arogansi Donald Trump

Posted on 2015-12-29 18:15





Ada kalanya sebuah kata kata bisa setajam pedang, sebuah rangkaian kata yang sangat sederhana bisa membuat seseorang tampak sangat bodoh. Itulah yang dilakukan seorang Malala Yousafzai, gadis berusia 18 tahun pemenang Nobel perdamaian tahun 2014 kepada Donald Trump terkait larangan umat muslim masuk ke Amerika Serikat.

Malala Yousafzai dan Donald Trump

 

Beberapa waktu yang lalu Donald Trump mengeluarkan pernyataan kontroversialnya terkait umat muslim. Ia mengatakan kalau umat muslim dilarang masuk ke Amerika Serikat, pernyataan ini terkait dengan teror bom yang terjadi di Paris. Menurut Trump, Amerika Serikat tak punya cara lain, selain melarang orang muslim masuk ke Amerika Serikat.

 

Menanggapi pernyataannya ini Malala mengeluarkan sebuah pernyataan yang membuat Donald Trump tidak bisa berkata kata.

 

“Semakin banyak anda berkata tentang Islam dan memusuhi muslim, semakin banyak teroris yang anda ciptakan,”

Source: suryamalang.tribunnews.com

 

Kutipan singkat Malala ini menjadi viral di berbagai media, dunia mengatakan kalau kata kata singkat Malala ini cukup untuk membungkam mulut besar dan arogansi Donald Trump, bahkan kalimat yang sangat teduh ini namun membuat Donald Trump terlihat sangat bodoh di mata masyarakat Amerika Serikat.

 

“Penting bagi politisi atau media, untuk berhati-hati terkait apa yang mereka ucapkan atau tulis. Bila tujuan anda menghentikan terorisme, jangan coba menyalahkan seluruh umat muslim, karena itu tidak akan bisa menghentikan terorisme. Sebaliknya itu akan semakin membuat teroris menjadi lebih radikal,”

Source: suryamalang.tribunnews.com

 

Malala adalah seorang remaja asal pakistan pemenang Nobel perdamaian 2014 karena keberaniannya menulis penderitaan yang dialami bangsanya yang tertindas oleh rezim Taliban. Ia dengan berani menulis di blognya dengan nama samaran kepada BBC, ia menceritakan betapa mengerikannya kehidupan bangsanya dibawah pemerintahan Taliban yang sangat kejam.

 

Menurut Malala saat ini cara terbaik mengalahkan terorisme adalah lewat memperbaiki kualitas pendidikan, karena dengan kualitas pendidikan yang lebih baik akan mengalahkan mentalitas kebencian yang diajarkan teroris kepada para pengikutnya.

 

sumber: hello-pet







Artikel Menarik Lainnya

Posted on 2015-11-11 12:00
Posted on 2015-11-08 12:00