Gunakan Obat Stimulus Yang Terlarang, Pasukan ISIS Menjadi Trengginas, Kejam, Brutal Dan Berani Mati

Posted on 2015-11-25 15:31





Akhir-akhir ini, dunia memang sedang diguncang karena kegiatan-kegiatan membahayakan yang telah dilakukan oleh ISIS. Apalagi, sejak kejadian di beberapa negara, yang paling menghebohkan Paris, seminggu yang lalu, telah di bom sekaligus ditembak secara brutal. Pihak Reuters dan Time pun sempat menyelidiki apakah ada obat-obatan tertentu yang dikonsumsi oleh pihak ISIS.

Isis fighters, pictured on a militant website verified by AP.

Ternyata, setelah ditelusuri, ternyata obat Captagon dikonsumsi secara masal, hampir oleh setiap tentara Suriah. Obat Captagon ini berfungsi untuk terus membuat para tentara terjaga sekaligus berwaspada. Namun, efek sampingnya adalah obat ini menyebabkan kecanduan para penggunanya.

Captagon pertama kali dikembangkan tahun 1960an, untuk mengobati orang-orang dengan gejala depresi, narkolepsi, sekaligus hiperaktifitas. Hanya saja, konsumsi obat langsung diberhentikan sekaligus dilarang karena terlalu adiktif. 

obatcaptagon

Orang yang meminum obat Captagon bisa mengalami euforia, dimana mereka akan semakin banyak bicara, karena energi didalam tubuh meledak-ledak. Mereka akan jarang ngantuk dan lapar, namun terus bersemangat. Efek negatifnya pun cukup besar, yaitu penghilatan bisa kabur, berdebar, sekaligus gemetaran.

Harga obat ini begitu murah sekaligus mudah dalam pembuatannya. Namun, seharusnya tidak dikonsumsi karena membahayakan bagi diri kita. Tentu saja kita wajib khawatir, karena jika ISIS mengkonsumsi obat ini, bisa dikatakan mereka semakin dalam keadaan tidak sadar saat sedang bertindak.

 

sumber: hello-pet.com







Artikel Menarik Lainnya