Dengarkan Rintihan Sang Ibu Saat Dirampok, Madia Seakan Mendapat Kekuatan Melawannya

Posted on 2016-01-03 06:56





Tak kuasa melihat ibunya Sofi (75) terkapar dianiaya, Madia (40) nekad melawan tiga perampok hingga badannya tercabik-cabik sabetan senjata tajam. Kawanan perampok masuk ke rumahnya di Desa Sungai Semut, Kecamatan Makarti Jaya, Kabupaten Banyuasin.

Peristiwa berdarah itu terjadi tepat tahun baru 2016 sekira pukul 03.30 WIB. Hj Sofi memergoki tiga rampok berpenutup muka masuk ke dapur rumahnya. Pelaku yang kalap langsung menerjang tubuh renta Sofi hingga tersungkur.

Kegaduhan di dapur rupanya membangunkan Madia (40). Mendapati tiga pencuri menganiaya ibunya, sontak Madia mengambil parang panjang dan langsung bertarung dengan tiga pencuri itu.

Ajaibnya, Madia yang berkali-kali terkena sabetan pedang di leher, bahu, tangan dan kaki tetap kokoh berdiri melakukan perlawanan. Hingga salah seorang rampok tewas dengan luka bacok di muka leher, kaki dan tangan. Melihat rekannya tewas, dua pelaku lainnya melarikan diri.

Kapolsek Makarti Jaya, AKP Iskandar AKP didampingi Kanit Intel, Brigpol Hendri mengatakan, satu pelaku yang tewas diketahui bernama Suwono (43) warga Desa Pendopo Mulyo.

"Setelah dilakukan visum di Puskesmas Makarti Jaya yang bersangkutan dibawa ke rumahnya untuk dimakamkan,” tegasnya.

Sementara itu, Madia mengalami luka bacokan di leher, bahu kiri, tangan, jari, paha, dengkul, mata kaki kanan, dan Hj Sofi yang mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuhnya. Keduanya kini dirawat di RS Kota Palembang.

"Korban sudah dilarikan ke rumah sakit, petugas masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya," katanya.

 

Sumber: news okezone

 









Artikel Menarik Lainnya

Posted on 2015-12-07 17:06
Posted on 2015-11-04 15:00