Dambakan Keluarga Sakinah, Mawadah dan Warahmah? Pahami Dulu Maknanya

Posted on 2015-11-01 13:00





Keluarga Sakinah, Mawadah, Warahmah adalah tujuan utama pernikahan dalam Islam. Manfaat pernikahan dalam Islam menurut sunnah Nabi dan ajaran Islam terkandung hikmah dan manfaat yang banyak sekali untuk menciptakan ketentraman, ketenangan, kasih sayang dalam rumah tangga :

Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah ia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih (mawaddah) dan sayang (rahmah). Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kamu yang berfikir.” (QS Ar Rum : 30: 21).

Namun makna Sakinah, Mawadah, Warahmah ini masih belum diketahui atau dipahami oleh pasangan yang menikah. Oleh karena itu bagi pasangan muda yang belum mengetahui betul makna Sakinah, Mawadah, Warahmah bisa memahami bersama makna sebenarnya pernikahan yang harmonis.

Makna Sakinah

Sakinah menurut pengertian bahasa adalah kedamaian, ketenteraman, ketenangan, dan kebahagiaan. Dalam sebuah pernikahan, makna sakinah berarti membina atau membangun sebuah rumah tangga yg penuh dengan kedamaian, ketentraman, ketenangan dan selalu berbahagia.

Makna Mawadah

Mawaddah menurut pengertian bahasa adalah Cinta atau harapan. Dalam sebuah Pernikahan, Cinta adalah hal penting yang harus ada dan selalu ada pada sebuah pasangan suami Istri. Dan Mawaddah berarti Selalu mencintai baik dikala senang maupun sedih.

Makna Warahmah

Pengertian Warrohmah : Warrohmah memiliki kata dasar rohmah yang artinya kasih sayang. dan kata wa disini hanya sebagai kata sambung yang maknanya dan. Didalam sebuah keluarga, kasih sayang adalah hal penting yang harus ada dan selalu di jaga agar impian menjadi keluarga bahagia bisa tercapai.

Menuju keluarga Sakinah Mawadah Warahmah

Rumah tangga dibangun berlandasakan Al Quran dan Sunnah Nabi, sebuah proses awal, keluarga dibina atas landasan Al Quran. Pilih pasangan yang shaleh atau shalehah yang taat menjalankan perintah Allah dan sunnah Rasulullah SWT serta mengutamakan keimanan dan ketaqwaannya dari kecantikan, kekayaannya, dan kedudukannya.

Membangun keluarga untuk menciptakan kasih sayang (Mawadah Warahmah).

Niatkan saat menikah untuk beribadah kepada Allah SWT dan untuk menghindari hubungan yang dilarang Allah SWT. Suami berusaha menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami dengan dorongan iman, cinta, dan ibadah. Seperti memberi nafkah, memberi keamanan, memberikan pendidikan islami pada anak istrinya, memberikan nafkah yang halal, menjadi pemimpin keluarga yang mampu mengajak anggota keluarganya menuju ridha Allah dan surga -Nya serta dapat menjaga keluarganya dari siksa api neraka.

Menjalankan kewajiban sebagai suami dan istri dengan baik.

Istri berusaha menjalankan kewajibannya sebagai ibadah dan berharap ridha Allah semata. Seperti melayani suami, mendidik putra-putrinya tentang agama islam dan ilmu pengetahuan, mendidik mereka dengan akhlak yang mulia, menjaga kehormatan keluarga, memelihara harta suaminya, dan membahagiakan suaminya.

Mensyukuri suami/istri sebagai pasangan dengan kelebihan dan kekurangannya

Suami istri saling mengenali kekurangan dan kelebihan pasangannya, saling menghargai, merasa saling membutuhkan dan melengkapi, menghormati, mencintai, saling mempercai kesetiaan masing-masing, saling keterbukaan dengan merajut komunikasi yang intens. Berkomitmen menempuh perjalanan rumah tangga untuk selalu bersama dalam mengarungi berbagai permasalahan kehidupan.

Dalam aktivitas keseharian, suami mengajak anak dan istrinya untuk shalat berjamaah atau ibadah bersama-sama, seperti suami mengajak anak istrinya bersedekah pada fakir miskin, mengajak istrinya agar lebih banyak bersyukur kepada Allah SWT, berzikir bersama-sama, mengajak anak istri membaca al-qur’an.







Artikel Menarik Lainnya