Bertuliskan "Salam, Saya Datang Dengan Damai" di Kampanye Trump, Muslimah Ini Diseret Keluar

Posted on 2016-01-12 13:18





Rose Hamid tidak pernah menyangka dirinya akan digiring keluar dari acara kampanye Donald Trump pada Jumat, 8 Januari 2016 kemarin. Hamid merupakan wanita Muslimah berhijab. Kala itu, Hamid hanya berdiri diam di belakang Trump ketika kandidat calon presiden Amerika Serikat tersebut mulai mengatakan bahwa pengungsi yang kabur dari perang di Suriah sebenarnya terkait dengan ISIS.

Selama masa kampanyenya, Trump memang dikenal sering melontarkan pernyataan kontroversial. Apalagi tentang pelarangan sementara Muslim memasuki AS.

Hamid pun hanya bergeming saat para pendukung di sekitarnya mulai meneriakkan nama Trump sesuai dengan instruksi dari panitia. Mereka kemudian mulai menunujuk Hamid dan Marty Rosenbluth, pria yang juga hanya diam berdiri di sebelahnya.

 

Donald Trump 

trump

 

Mirisnya, saat mereka digiring keluar, para pendukung Trump berteriak,

“Keluar! Keluar!”

Bahkan menurut pengakuan Hamid, ada satu orang yang berteriak,

“Kamu punya bom. Kamu punya bom.”

Setelah itu, Hamid pun menceritakannya kepada media CNN via telepon.

“Keanehan benar-benar terjadi dengan cepat dan itu sangat menakutkan,”

 

Rose Hamid 

hamid

Mayor Steven Thompson dari Departemen Kepolisian Rock Hill mengatakan kepada CNN bahwa Hamid diusir lantaran panitia kampanye sebelumnya mengatakan kepadanya bahwa siapapun yang membuat gangguan harus dikeluarkan.

Tak hanya Hamid, ada tiga orang beratribut bintang mirip seperti yang dipakai oleh orang Yahudi saat Holocaust juga turut digiring keluar arena kampanye oleh polisi.

Setelah mereka keluar, Trump berkata,

“Ada kebencian terhadap kami. Ini tak bisa dipercaya. Itu adalah kebencian mereka, bukan kebencian kami.”

 

Rose Hamid di Usir

hamid

  

Hamid tidak pernah bermaksud untuk berteriak atau mengganggu jalannya kampanye. Dirinya hanya ingin menunjukkan kepada para pendukung Trump bagaimana Muslim yang sebenar-benarnya.

“Saya pikir, kebanyakan pendukung Trump mungkin tidak pernah bertemu dengan seorang Muslim jadi saya akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertemu,”

Hamid mengungkapkannya dengan menggunakan kaus bertuliskan,

“Salam, saya datang dengan damai.”

Hamid mengaku, saat memasuki arena kampanye, dirinya hanya ingin melihat bagaimana reaksi para pendukung Trump. Ia lantas bergabung dengan sekelompok orang yang juga ingin melakukan protes dengan tenang terhadap pernyataan-pernyataan kontroversial Trump mengenai Islam.

Dan tiba-tiba saja ia harus digiring keluar oleh pihak kemanan. Hmm.. bagaimana menurutmu?

 

sumber: hello-pet/CNN Indonesia







Artikel Menarik Lainnya

Posted on 2015-12-07 17:06
Posted on 2015-11-04 15:00