Asyik Selfie di Masjid, 5 Siswa SMP Malah Menangis Lantaran HP-nya Di Rampas Orang

Posted on 2015-12-17 09:45





Empat pelajar menangis tersedu-sedu di depan Masjid At-Taqwa usai menyadari HP miliknya tersebut raib dibawa kabur orang tak dikenal usai diberikan beberapa pertanyaan seolah-olah keempat pelajar tersebut dihipnotis.

Padahal keempat pelajar SMPN 1 Kapetakan, Kabupaten Cirebon tersebut tengah asyik berfoto selfi di Masjid At-Taqwa.

Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi para pelajar maupun orang tua agar tidak sembarangan menggunakan HP baik di tempat sepi maupun di tengah keramaian.

Empat pelajar SMP itu menangis tersedu-sedu lantaran HP kesayangannya raib dibawa kabur pria yang mengaku polisi, Selasa (15/12).

Kejadian itu bermula ketika lima siswa tersebut tengah asyik berfoto selfie di Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon. Mereka mengaku seolah-olah dihipnotis dengan diberondong beberapa pertanyaan kepada empat pelajar tersebut.

Alhasil dari kejadian tersebut empat pelajar rela menyerahkan hp android kesayangannya kepada pelaku, sedangkan satu pelajarnya tidak terkena, lantaran tidak memiliki HP.

Pelajar kelas tiga SMP ini terus meratapi kesedihannya lantaran baru saja menjadi korban hipnotis oleh seorang pria tak dikenal yang mengaku sebagai polisi yang tengah mencari buronan.

Peristiwa tersebut terjadi di Area Masjid Attaqwa Kota Cirebon saat para pelajar ini tengah asyik berfoto selfie.

Salah seorang korban, Mita mengaku tak mengenal pria berkulit putih dengan masker wajah tersebut. Para korban yang tengah asyik berfoto selfie dengan ponsel androidnya itu tiba-tiba didatangi pelaku dengan basa-basi dan dalih meminta bantuan para siswi ini.

“Kami diberikan beberapa pertanyaan oleh orang tak dikenal ini, kemudian kami seolah-olah tak sadar dan mungkin terhipnotis. Kemudian setelah itu dengan sukarela kami menyerahkan HP masing-masing kepada pelaku. Kami pun baru menyadari ponselnya raib setelah pelaku kabur dan keluar dari area masjid,” ungkap Mita sambil mengusap air mata.

Sementara Pihak Keamanan Masjid Raya At-Taqwa, Lukman mengaku menerima laporan dari para korban langsung melakukan pencarian ke sekitar masjid hingga ke titik pelaku membawa korban di area tanda barat.

Namun,  pelaku telah lebih dulu kabur dan ponsel para korban pun tak aktif saat coba ditelepon oleh keamanan masjid.

Untuk kepentingan penyelidikan, kata dia, keamanan masjid membawa para korban ke Mapolres Cirebon Kota untuk melaporkan peristiwa tersebut.

“Kasus hipnotis ini bisa menjadi pelajaran bagi para pelajar maupun orang tua agar tidak menggunakan HP sembarangan tak terkecuali di tempat ramai karena pelaku kejahatan tak hanya beraksi di tempat sepi saja,” katanya.

Sementara itu saat dihubungi “FC”, Humas Polres Cirebon Kota, AKP Gunawan membenarkan kejadian empat HP milik SMP itu dibawa kabur oleh pelaku yang tidak dikenal saat koran tengah melakukan selfi di area Masjid At-Taqwa.

“Tadi kami mendapatkan informasi dari korban terkait kehilangan empat hp android milik pelajar itu. Sementara ini kami akan melakukan penyelidikan dari kejadian pengambilan hp milik pelajar ini,” tegasnya.*

Sungguh miris bukan, Rasulullah pun bersabda :

“Barangsiapa datang ke masjidku ini, tidak lain kecuali untuk mempelajari kebaikan atau mengajarkannya, maka dia bagaikan mujahid di jalan Allah, sedangkan yang datang untuk selain itu maka bagaikan orang yang cuma melihat-lihat harta orang lain.”

 

sumber: fajarcirebon.com







Artikel Menarik Lainnya